Tampilkan postingan dengan label KEHAMILAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEHAMILAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 September 2012

10 Fakta Merokok Sebelum dan Sesudah Kehamilan





Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, alangkah baiknya jika tubuh Anda tidak tercemar asap rokok. Beberapa riset telah menemukan bahwa orang tua perokok (ibu atau ayah), berisiko memiliki memiliki anak lahir dengan cacat atau kehilangan anggota badan sebesar 25 persen.

Ingatlah bahwa merokok selama kehamilan tidak hanya mempengaruhi kondisi kesehatan bayi Anda saat ini saja, tetapi juga memengaruhi kondisi anak saat beranjak dewasa. Ada 10 fakta ilmiah lagi yang perlu Anda ketahui tentang fakta merokok sebelum dan selama kehamilan, seperti dikutipgeniuspregnancy berikut ini:

1. Merokok mengurangi kesuburan baik pada pria maupun wanita. Setelah merokok selama 5 tahun, kemampuan wanita untuk hamil berkurang sebesar 14 persen, dan pada laki-laki berkurang sebesar 11 persen.

2. Tubuh laki-laki biasanya dapat menghilangkan nikotin lebih cepat ketimbang wanita - yakni dalam waktu sekitar 3 bulan. Jika Anda berencana untuk hamil, (baik wanita dan pria) harus berhenti merokok jauh lebih awal sebelum waktu yang ditentukan (3 bulan).

3. Wanita yang merokok cenderung lebih sulit sulit hamil ketimbang mereka yang tidak pernah merokok. Toksemia, preeklamsia, varises, sembelit dan pusing adalah risiko yang mungkin Anda alami apabila memiliki kebiasaan merokok sebelum dan selama kehamilan.

4. Vitamin C umumnya cenderung lebih mudah hancur di dalam tubuh seorang wanita yang merokok, sehingga menyebabkan tubuh kekurangan vitamin C. Akibatnya, Anda berisiko menderita penyakit metabolik, penurunan kekebalan, depresi, dan kelelahan.

5. Wanita yang merokok dalam periode perikonseptional, berisiko mengalami keguguran 8-10 kali lebih tinggi.

6. Di dalam sebuah keluarga, di mana salah satu atau kedua orang merokok, anak-anak mereka dua kali lebih mungkin untuk menderita pneumonia, bronkitis dan asma, dan 6 kali lebih mungkin memiliki penyakit gastrointestinal.

7. Merokok menyempitkan pembuluh darah dan mengganggu proses saturasi oksigen di dalam darah. Kondisi ini sangat berbahaya selama kehamilan, karena harus ada jumlah yang cukup oksigen dalam darah ibu untuk perkembangan janin.

8. Anak perempuan, yang ibunya merokok selama kehamilan, lebih mungkin untuk menderita ketidaksuburan di kemudian hari.

9. Anak-anak dari ibu yang merokok selama kehamilan, biasanya akan terlahir dengan berat badan lahir rendah dan kondisi paru-paru yang lemah.

10. Hasil riset para ilmuwan dari Karolinska Institute (Stockholm, Swedia) yang telah berlangsung selama 33 tahun, menemukan bahwa anak-anak, yang ibunya merokok lebih dari 10 batang per hari sebelum kelahiran, anak-anaknya memiliki risiko peningkatan diabetes hampir 4,5 kali. Dan risiko obesitas adalah 34-38 persen lebih tinggi ketimbang anak-anak, yang ibunya tidak merokok. Para ilmuwan mengatakan bahwa rokok menghasilkan racun pada janin dan menyebabkan malnutrisi pada janin. Oleh karena itu, anak memiliki kecenderungan untuk menumpuk lemak.
sumber : health.kompas.com

USG Wajib Dilakukan di Usia Kehamilan 20 Minggu




Kehamilan merupakan masa yang paling membahagiakan sekaligus mendebarkan karena calon ibu biasanya khawatir dengan keadaan calon bayi. Pemeriksaan menggunakan alat ultrasonografi (USG) merupakan cara untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi yang idealnya dilakukan 3 kali selama masa kehamilan.

Menurut spesialis kebidanan dan kandungan dr.Judi Januadi Endjun, Sp.OG dari RSPAD Gatot Subroto Jakarta, pada kehamilan yang normal, pemeriksaan USG memang tidak perlu terlalu sering. Sebaiknya dilakukan di usia kehamilan 10, 20 dan 30 minggu. Namun pemeriksaan USG wajib dilakukan di usia kehamilan antara 20-22 minggu.

"Di usia kehamilan 20 minggu dilakukan untuk mendeteksi kelainan bawaan yang kebanyakan terbanyak di usia itu," katanya dalam acara peluncuran produk alat ultrasonografi genggam di Jakarta, Selasa (25/9/2012).

Melalui pemeriksaan USG, seorang dokter akan melihat posisi bayi, cairan ketuban, mengukur berat dan panjang bayi, perkiraan kelahiran, detak jantung, hingga mengetahui letak plasenta.

Selain mengetahui kesehatan bayi, menurut Judi, pemeriksaan USG juga bisa meningkatkan bonding antara ibu dan bayi. "Lewat gambar USG calon ibu bisa mengintip bayinya sehingga timbul ikatan dan rasa cinta," katanya.

Untuk mendapatkan analisa yang tepat dari pemeriksaan USG, sebaiknya USG dilakukan oleh dokter yang menguasai. Dengan demikian, pemeriksaan tersebut bisa menjadi pedoman tata laksana pasien.

sumber : health.kompas.com

Kehamilan Ideal Usia 20-35 Tahun



Kehamilan paling ideal bagi seorang wanita adalah saat usianya berada pada rentang 20-35 tahun. Wanita yang hamil pada usia di bawah 20 tahun atau di atas 35 tahun memiliki risiko tinggi seperti perceraian, kematian pada anak, dan abortus spontan.

Pakar obstetri dan ginekologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof.Dr.dr Biran Affandi, Sp.OG yang juga Ketua Asia Pasific Council on Contraception (APCOC), mengatakan ibu yang hamil pada usia dibawah 20 tahun memiliki mental dan kondisi emosional belum siap.

"Angka perceraian paling tinggi, begitu juga kematian anak karena ibunya masih di bawah usia 20 tahun. Secara emosional mereka belum siap," ujarnya dalam acara konferensi pers bertajuk  "Hari Kontrasepsi Dunia dan 25 Tahun KB Mandiri", di Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Begitu juga pada wanita hamil yang berusia di atas 35 tahun. Menurut Biran, pada usia ini, bibit kesuburan wanita akan menurun. Akibatnya, ketika mereka hamil akan timbul kelainan pada janin dan menyebabkan abortus spontan. Kemungkinan aborsi pada wanita hamil usia di atas 35 tahun sebesar 40 persen.

"Kehamilan paling ideal di usia 20-35 tahun. Di rentang usia tersebut, jika jarak kelahiran anak 2-4 tahun maka butuh alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan," katanya.
Terkait ketersediaan alat kontrasepsi, Biran mengusulkan sistemnya seperti kafetaria. Masyarakat dibebaskan memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi dirinya. Misalnya saja, seorang wanita dengan menstruasi cukup banyak sebaiknya tidak memilih IUD. Karena dengan IUD, menstruasi wanita tersebut semakin banyak.
Apabila seorang wanita memiliki tekanan darah tinggi, sebaiknya tidak memilih pil KB karena memberi efek samping pada tekanan darahnya. Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Harni Koesno menambahkan, aneka macam alat kontrasepsi baik itu IUD, pil KB, suntik, dan lainnya efektif menunda kehamilan. Setiap pasangan suami istri yang hendak KB perlu mengenali kontraindikasi dalam diri lalu mengonsultasikannya dengan dokter atau bidan.
"Dalam konseling, bidan menggunakan panduan Alat Bantu Pengambil Keputusan (ABPK) yang membantu pasangan dalam memilih alat kontrasepsi terbaik," ujarnya

sumber: http://www.indivanews.com

Senin, 24 September 2012

Cukup Vitamin D Saat Hamil Cerdaskan Bayi




Vitamin D berpengaruh sangat positif bagi ibu hamil dan calon bayinya. Selain fungsinya untuk mendukung pertumbuhan tulang, bayi yang lahir dari ibu yang cukup mengonsumsi vitamin D selama hamil cenderung lebih cerdas. 

Demikian kesimpulan penelitian di Spanyol yang melibatkan 2000 ibu dan bayi mereka. Kekurangan vitamin D diketahui terkait dengan perkembangan mental dan kemampuan gerak bayi. 

"Penelitian ini bisa menguatkan rekomendasi tentang pentingnya vitamin D bagi ibu hamil dan wanita yang sedang merencanakan kehamilan," kata Valencia Walker, pakar neonatologi dari Mattel Childrens Hospital. 

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengukur kadar vitamin D pada ibu hamil selama trisemester dua. Setelah melahirkan, di usia 14 bulan para bayi itu dites perkembangan mental dan kemampuan psikomotoriknya, yakni kemampuan untuk mengontrol gerakan fisik. 

Para peneliti menemukan, pada dua pengukuran tersebut, bayi-bayi yang ibunya memiliki level vitamin D optimal memiliki skor penilaian lebih tinggi dibanding bayi dari ibu yang kekurangan vitamin D. 

Menurut peneliti, Eva Morales, dari Centre for Research in Environmental Epidemiology di Barcelona, perbedaan skor memang tidak terlalu tinggi. Namun, karena cukup banyak ibu hamil yang kekurangan vitamin D, dampaknya bisa menjadi besar bagi masyrakat. 

Walker menjelaskan, kelompok wanita yang terancam defisiensi vitamin D pada umumnya adalah mereka yang kegemukan atau obesitas, berasal dari sosial ekonomi rendah, dan wanita yang kulitnya lebih gelap. Faktor geografi juga berpengaruh, mereka yang jarang terpapar sinar matahari juga memiliki level vitamin D lebih rendah.



Minggu, 23 September 2012

Anda Ingin Segera Punya Anak? Jangan Abaikan Kualitas Sperma




Jika Anda dan pasangan sedang berencana memiliki momongan, kesuburan harus selalu dijaga, termasuk kualitas sperma. Banyak faktor yang bisa membuat sperma menjadi lemah sehingga tak mampu membuahi.

Dalam penelitian terhadap 4.867 pria selama 14 tahun, ditemukan bahwa sekitar 15 persen pria memiliki kualitas sperma yang rendah sehingga mereka perlu terapi kesuburan jika ingin memiliki anak. Selain itu, sekitar 27 persen pria mungkin harus menunggu lama untuk memiliki bayi.

"Belum diketahui apa yang menyebabkan rendahnya kualitas sperma, tetapi faktor lingkungan dan gaya hidup kita sangat berpengaruh," kata ketua peneliti Dr.Niels Jorgensen, ketua divisi andrologi dari departemen reproduksi dan pertumbuhan, Copenhagen.

Ia menjelaskan, tidak ada faktor tunggal yang menyebabkan turunnya kualitas sperma, tetapi berbagai sebab.

Untuk menjaga kualitas sperma, hal yang penting adalah memperhatikan pola makan dan kebiasaan olahraga. "Kualitas sperma yang rendah bisa menjadi indikator akurat pada kesehatan keseluruhan," kata Dr.Larry Lipshultz, profesor urologi.

Kebiasaan mengonsumsi alkohol, kegemukan, dan merokok, bisa menyebabkan kualitas sperma menurun. 

Zat kimia yang punya pengaruh menyerupai estrogen, misalnya bisphenol-A dalam produk plastik, juga berbahaya bagi sperma. Hal ini juga menjelaskan mengapa pria yang berasal dari daerah pertanian biasanya kualitas spermanya rendah akibat paparan pestisida. 

Pria yang memiliki faktor risiko seperti pernah menjalani kemoterapi, trauma pada testis, atau usia istri lebih dari 35 tahun, disarankan untuk menjalani pemeriksaan organ reproduksi pada dokter kandungan dan ahli urologi sebelum melakukan program kehamilan.

Sumber :

Sabtu, 08 September 2012

Manfaat Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil



Ibu hamil memang sangat rentan sekali kesehatannya. Setiap makanan yang dikonsumsi oleh ibu-ibu hamil pada umumnya sangat berpengaruh pada perkembangan janin yang ada didalam perutnya. 

Nah, ternyata, kelapa hijau sangat baik sekali dikonsumsi untuk para ibu hamil.

Apa saja khasiat dari kelapa hijau bagi ibu hamil? Berikut ini ada bebrapa point manfaat kelapa hijau bagi ibu hamil :

1. Elektrolit Alami

Air kelapa muda kaya dengan kandungan elektrolit, klorida, kalsium, potasium, magnesium, sodium, dan riboflavin. Sebagai isotonik alami yang kaya mineral dan memiliki elektrolit sama dengan elektrolit tubuh, air kelapa muda sangat bermanfaat untuk rehidrasi dan memulihkan stamina tubuh.
   
2. Diuretik Alami

Sebagai diuretik natural yang steril, air kelapa muda melancarkan air seni dan membantu membersihkan saluran kemih. Hal ini berkhasiat mengeluarkan zat-zat toksin dari tubuh dan mencegah infeksi saluran kemih– yang juga cukup umum terjadi pada wanita hamil.
  
3. Antipenyakit

Air kelapa muda mengandung asam lauric, asam yang membantu melawan penyakit. Asam lauric yang terkandung dalam air kelapa sama dengan yang terdapat di air susu ibu dan memiliki karakteristik antijamur, antibakteri dan antivirus sehingga menjaga kesehatan ibu dan bayi dari virus seperti herpes dan HIV, protozoa giardia lamblia serta bakteri klamidia dan heliokobater.
  
4. Membantu Pencernaan

Air kelapa juga dipercaya memperbaiki fungsi pencernaan. Selama kehamilan, plasenta memproduksi hormon progesteron yang memperlambat kontraksi otot lambung sehingga pencernaan pun melambat. Air kelapa dapat membantu meningkatkan kecepatan pencernaan.

 5. Meningkatkan HDL

Air kelapa muda tidak mengandung lemak dan kolesterol, bahkan menurut riset dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh.

Nutrisi Yang Bermanfaat Untuk Ibu Hamil



Sebelumnya kami sudah membahas tentang nutrisi yang Mama perlukan selama masa kehamilan. Tapi untuk lebih jelasnya, kami memaparkan contoh 10 makanan yang paling baik untuk Mama konsumsi selama kehamilan:
1. TelurKandungan gizi telur sangatlah banyak. Selain lebih dari 12 vitamin dan mineral, telur juga mengandung banyak protein. Padahal kalori telur hanyalah 90 kalori saja. Selain itu, telur sangat mudah didapatkan, mudah dimasak dengan berbagai variasi, dan murah. Jadi bila Mama sedang tidak sempat menyiapkan makanan yang rumit, telur bisa jadi pilihan tepat
 2. SalmonSalmon mengandung banyak protein dan merupakan sumber utama Omega 3 yang penting untuk perkembangan otak dan penglihatan janin. Selain itu, tidak seperti beberapa jenis ikan lainnya, salmon hanya mengandung sedikit jumlah methylmercury, bahan kimia yang bisa membahayakan perkembangan sistem syaraf janin.
3. Kacang-kacanganKacang-kacangan mengandung serat dan protein yang paling tinggi bila dibandingkan dengan sayuran lainnya. Serat yang dikandung kacang juga sangat penting untuk mencegah sembelit.
4. Ubi jalarUbi jalar memiliki warna daging yang oranye karena mengandung karetenoid, pigmen pada tanaman yang dalam tubuh kita diubah menjadi vitamin A. Selain Ubi Jalar, Labu juga menjadi pilihan karena kaya akan vitamin C, asam folat, dan serat.
5. Makanan yang terbuat dari gandum utuhGandum utuh sangat penting untuk masa kehamilan karena kaya serat dan nutrisi, termasuk vitamin E dan selenium. Oatmeal ataupun roti gandum bisa jadi sumber utama untuk Mama.
6. Kacang KenariBila Mama tidak menyukai ikan atau telur, Mama bisa mencoba kacang kenari, yang menjadi sumber utama Omega 3.
7. YogurtYogurt kaya akan kalsium yang sangat dibutuhkan pada masa kehamilan. Bila Mama tidak mengonsumsi kalsium yang cukup selama masa kehamilan, kalsium yang dibutuhkan untuk membangun tulang janin akan diambil dari tubuh Mama lho.
8. Sayuran berdaun gelapSayuran berdaun gelap seperti Bayam kaya akan vitamin, termasuk vitamin A, C, K, zat besi serta asam folat. Selain itu sayuran ini juga penting untuk kesehatan mata dan pembentukan sel darah merah.
9. Daging tanpa lemakDaging adalah sumber protein yang tinggi. Pilih daging yang lemaknya sudah dikurangi (lean meat).
 10. Sayuran dan buah yang berwarnaMemakan variasi sayuran hijau, merah, oranye, kuning, ungu, dan putih memastikan Mama dan janin mendapatkan nutrisi yang bervariasi, karena setiap kelompok makanan berwarna mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang berbeda.
Variasikan makanan Mama setiap hari untuk memastikan Mama mendapatkan variasi nutrisi yang berbeda juga. Selain itu, Mama juga pasti akan lebih tidak gampang bosan bila makanan yang Mama konsumsi bervariasi, kan?
Sumber: Buku Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan Modern (Dr. Miriam Stoppard)
Sumber: lactamilmama.com


Selasa, 04 September 2012

Nutrisi Mengurangi Komplikasi Kehamilan dan Cacat Lahir


Setiap ibu ingin memiliki kehamilan, mudah, tidak rumit dan anak yang sehat. Sayangnya, semakin banyak perempuan mengalami kehamilan komplikasi, seperti anemia, tekanan darah tinggi, masalah tiroid, diabetes, persalinan prematur, dan berat lahir rendah. Lebih banyak anak dilahirkan dengan cacat lahir dan banyak dari mereka yang tampak normal saat lahir terus mengembangkan masalah kesehatan di kemudian hari. Satu dari 10 anak-anak akan memiliki ADHD, satu dari 150 akan menjadi autis. karna  dipengaruhi oleh kecemasan, depresi, dan gangguan bipolar. 

Para ahli sepakat bahwa sebagian besar masalah ini dapat dikurangi dan bahkan dicegah dengan nutrisi yang tepat selama kehamilan. gizi Ibu telah berdampak tidak hanya pada kehamilan dan berat lahir bayi, tapi bahkan pada risiko cacat lahir, komplikasi kehamilan, penyakit ibu, dan penyakit masa depan ketika anak menjadi dewasa. 

Studi menunjukkan bahwa diet yang tepat dan suplemen gizi, seperti minyak ikan, vitamin C dan E dapat mencegah penyakit ibu selama kehamilan dan kelahiran prematur. Vitamin A dan beta-karoten bersama dengan magnesium, minyak ikan, dan seng dapat mengurangi angka kematian ibu. Besi dan asam folat mengurangi anemia. Kalsium mengurangi kejadian pre-eklampsia dan tekanan darah tinggi. 

Menurut Journal of Nutrition: “Sejumlah penelitian mendukung konsep bahwa penyebab utama komplikasi kehamilan dapat gizi suboptimal.” “Frekuensi dan beratnya komplikasi kehamilan dapat dikurangi melalui perbaikan status gizi sang ibu.” “Ibu kekurangan gizi … mungkin menjadi kontributor yang signifikan terhadap terjadinya cacat lahir.” gizi ibu akan mempengaruhi sisa hidup anak Penelitian medis menunjukkan bahwa nutrisi yang baik selama kehamilan dan masa kanak-kanak dapat mengurangi risiko bayi terkena kanker masa depan. suplemen gizi ibu yang tepat dapat mengurangi risiko diabetes di kemudian hari anak. kekurangan spesifik tertentu (untuk magnesium misalnya) juga dapat meningkatkan risiko diabetes masa depan. 

Bahkan risiko osteoporosis di masa depan (pada bayi ketika dia menjadi dewasa) ditentukan oleh “status gizi ibu selama kehamilan” dan terutama oleh kekurangan vitamin D, yang sangat umum. kebanyakan wanita hamil kekurangan vitamin, mineral, asam amino, dan omega 3 asam lemak. Asam lemak Omega 3, terutama DHA, adalah bagian dari otak, sistem saraf pusat, dan retina. Seorang bayi membutuhkan itu semua untuk perkembangan normal dari otak dan mata. 

Bayi prematur lebih cenderung memiliki ADHD, depresi, dan skizofrenia, karena otak mereka tidak punya kesempatan untuk sepenuhnya mengembangkan dan menggabungkan semua DHA yang butuhkan. Di sisi lain, anak-anak dari ibu yang makan sejumlah besar lemak ikan memiliki pembangunan yang lebih baik intelektual dan IQ tinggi. Masalahnya adalah bahwa hampir 90% wanita tidak mendapatkan bahkan jumlah minimal DHA. 

Banyak wanita yang kekurangan asam folat, meskipun fortifikasi makanan. Kekurangan magnesium, kalsium, besi, vitaminsC, D, E, dan nutrisi lainnya yang sangat umum, yang dapat membahayakan kesehatan sang ibu dan bayi. Jangan mengandalkan multivitamin prenatal Kebenaran yang menyedihkan adalah bahwa resep khas vitamin prenatal tidak memperbaiki kekurangan paling banyak, yang sangat umum pada wanita hamil. multivitamin Prenatal merupakan sumber nutrisi yang buruk. 

Semua bahan sintetis, sehingga tubuh Anda tidak bisa menggunakannya dengan cara menggunakan nutrisi alami dari makanan. Dan makanan dari Bahan-bahan kimia tidak membantu, tetapi hanya dapat menyebabkan kerusakan. Bagaimana Anda bisa yakin untuk memiliki nutrisi yang paling optimal Lakukan diet yang baik. Yang berarti memakan makanan alami yaitu dengan kata lain makanan yang dibuat sendiri dan menghindari makanan yang dibuat oleh orang lain yang sama halnya menghindari makanan kotak, kaleng, dan paket-paket plastik. Makan buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian, buah, daging, ayam, domba, telur, keju, mentega, dan setiap makanan alami lainnya yang Anda sukai. Seafood dan ikan biasanya OK, tapi makan ikan besar (salmon, tuna, dll) dalam moderasi karena kandungan merkuri yang berpotensi tinggi. 

Cobalah untuk meminimalkan soda, es krim, kue, roti putih dan nasi putih, sereal sarapan yang paling, dan setiap makanan olahan lainnya.  Seperti yang saya sebutkan, vitamin prenatal yang diresepkan dokter tidak lain hanyalah sampah. Ini adalah kombinasi bahan kimia sintetik, beberapa diantaranya bahkan mungkin berbahaya bagi bayi berkembang. Anda harus memilih suplemen yang dibuat dari makanan yang baik. Ada sebuah perusahaan besar memproduksi suplemen berbasis pangan sejak tahun 1920. Buah-buahan dan sayuran mereka tumbuh dipeternakan organik mereka sendiri yang bersertifikat. Mereka juga menggunakan jeroan (hati, ginjal, dll) dari sapi organik karena mereka memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Mereka menggabungkan bahan yang berbeda untuk menciptakan berbagai suplemen gizi. Tidak ada buatan, tanpa pengawet, tanpa bahan kimia, hanya makanan nyata dengan nutrisi nyata. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Apakah Anda hanya merencanakan kehamilan Anda. Anda membutuhkan nutrisi yang tepat pada setiap tahap.
sumber :Ezinearticles.com

7 Nutrisi Penting Untuk Ibu Hamil



Banyak perubahan yang terjadi dan dialami, baik secara fisik dan emosional ketika mulai mengandung.

Anda harus selalu memperhatikan jadwal dan jenis makanan yang Anda konsumsi, karena pertumbuhan dan perkembangan janin tergantung dari nutrisi makanan ibu.

Beberapa zat gizi berperan vital dalam pertumbuhan janin. Selama kehamilan, metabolisme energi meningkat akibat perubahan sistem tubuh Anda dan perkembangan janin. Oleh karena itu, kebutuhan akan energi dan zat gizi harus ditingkatkan. Menambahkannya dengan cara apa? Tidak sekedar terus menerus menambah jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh, namun juga pertimbangkan segala sesuatu yang Anda konsumsi.

Kalori

Selama trismester kedua dan ketiga kehamilan membutuhkan 300 kalori per hari. Walaupun peningkatan ini tidak digunakan dalam trismester pertama, bukan berarti keseimbangan nutrisi tidak penting. Kalori tambahan ini diperlukan agar berat badan Anda meningkat (total 12 hingga 16 kg selama hamil). Hal ini sangat diperlukan untuk menghasilkan berat badan bayi yang cukup saat dilahirkan. Sebaiknya pada trismester pertama, pertambahan bobot hanya 0, 5 kg setiap bulannya. Sedangkan pada trismester kedua, 0, 5 kg setiap minggunya. Sdangkan di trismester terakhir (bulan ke-9), hanya boleh 0, 5 hingga 1 kg. Kalori dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, buah, sereal, beras merah, sayur, kentang.

Protein

Protein sangat diperlukan untuk membangun, memperbaiki, dan mengganti jaringan tubuh. Ibu hamil memerlukan tambahan nutrisi ini agar pertumbuhan janin optimal. Protein dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi tahu, tempe, daging, ayam, ikan, susu, dan telur.

Kalsium

Penelitian menunjukkan bahwa janin memerlukan 13 mg kalsium dari darah ibu. Janin memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Jika jumlah kalsium yang ia dapatkan kurang, maka ia akan mengambilnya dari tulang. Akibatnya Anda dapat mengalami pelunakan tulang (osteomalasia) nantinya. Kalsium dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi produk susu, tahu, brokoli, kacang-kacangan.

Zat besi

Kekurangan zat besi akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin menjadi terhambat. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan resiko cacat (mortalitas) Anda dan janin. Karena kebutuhan zat besi sulit dipenuhi dari diet pola makan, maka terkadang pemakaian suplemen disarankan. Zat besi dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi bayam, daging merah, hati, ikan, unggas, kerang, telur, kedelai.

Asam folat (vitamin B)

Asam folat yang dikonsumsi sejak masa pembuahan dan awal kehamilan mampu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang. Penelitian menunjukkan resiko kelainan tulang belakang (spina bifida) dan kelainan ronggga otak (anensefali) menurun hingga 50%. Sangat disarankan untuk mendapatkan 400 mg asam folat per hari. Asam folat dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi jus jeruk bayam, oatmeal, brokoli, stoberi, dan roti.

Cairan

Cairan diperlukan untuk meningkatkan volume darah dan air ketubah. Minum setidaknya 6 hingga 8 gelas setiap harinya. Mengurangi asupan cairan tidak akan mengurangi bengkak yang Anda alami. Akan tetapi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Konsumsi cairan yang terbaik adalah air putih, selain itu Anda juga dapat mengkonsumsi sup, jus, dan teh.

Garam

Garam dapat membantu mengatur air dalam darah. Kebutuhan tubuh akan garam sedikit, sekitar 2000 hingga 8000 mg per hari. Beberapa ibu yang terkena darah tinggi atau preeklamsia bahkan tidak memerlukan tambahan akan konsumsi garam.

Jangan lupa untuk menghindari rokok, konsumsi alkohol dan kafein. 
sumber : dechacare.com

Sebagian Wanita Berisiko Kena Serangan Jantung Saat Hamil



Selain kabar bahagia di hari kelahiran, perjuangan ibu hamil menjalani masa kehamilan banyak tantangan. Dia banyak berkorban untuk calon bayi meski itu dilalui dengan penuh risiko. Termasuk risiko yang ditemukan pada studi terbaru ini, yang mengatakan, ibu hamil punya potensi terkena serangan jantung dalam rentang kehamilannya.

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan ilmiah tahunan American College of Cardiology diungkapkan, risiko serangan jantung dimiliki ibu hamil yang selama 12 minggu mengalami perubahan hormonal secara terus menerus. Mereka tiga sampai empat kali lebih besar berpotensi kena serangan jantung dibanding wanita lain seusia mereka yang sedang tidak hamil. Namun, peneliti mengatakan, terjadinya kasus seperti ini sangat rendah yaitu satu dari 16 ribu kelahiran.

Hanya saja, jika perubahan hormon tersebut terjadi pada seorang wanita hamil, serangan jantung bisa cukup parah dan berakibat komplikasi. Volume darah yang meningkat dan perubahan fisiologi lain yang terjadi selama kehamilan, bisa turut meningkatkan risiko serangan jantung itu.

Dr Uri Elkayam, peneliti utama dari University of Southern California di Los Angeles, mengatakan, ibu hamil yang mendapatkan serangan jantung biasanya disebabkan oleh diseksi koroner. Dalam kondisi ini, terjadi pemisahan lapisan dinding arteri yang menghambat laju darah.

Selama ini, serangan jantung umumnya disebabkan menyempitnya pembuluh darah (aterosklerosis). Namun, dalam kasus untuk ibu hamil terdapat perbedaan penyebab. Sebagaimana dikutip Reuters, kejadian serangan jantung pada ibu hamil terbilang masih langka walau pun kemungkinan terjadi tetap ada.

Senin, 03 September 2012

Depresi Saat Hamil Mempengaruhi Perkembangan Janin



Kehamilan seharusnya menjadi saat-saat yang paling membahagiakan bagi seorang Ibu. Namun terkadang, sebagai seorang calon Ibu (apalagi karena baru pertama kali menghadapi kehamilan) ada saja rasa kekhawatiran yang berlebihan sehubungan dengan semakin dekatnya proses kelahiran. Sekitar 10-20% wanita berusaha untuk melawan gejala depresi dan seperempat sampai setengahnya terkena depresi yang berat. Pada suatu studi terhadap 360 ibu hamil, maka 10% dari mereka mengalami depresi saat kehamilan dan hanya 6,8% yang mengalami depresi pasca kehamilan.


Depresi merupakan gangguan mood yang muncul pada 1 dari 4 wanita yang sedang hamil dan hal ini bukan sesuatu yang istimewa. Penyakit ini selalu melanda mereka yang sedang hamil, tetapi sering dari mereka tidak pernah menyadari depresi ini karena mereka menganggap kejadian ini merupakan hal yang lumrah terjadi pada Ibu hamil, padahal jika tidak ditangani dengan baik dapat mempengaruhi bayi yang dikandung Ibu.
Apa penyebab munculnya depresi?
Depresi selama kehamilan merupakan gangguan mood yang sama seperti halnya pada depresi yang terjadi pada orang awam secara umum, dimana pada kejadian depresi akan terjadi perubahan kimiawi pada otak.
Depresi juga dapat dikarenakan adanya perubahan hormon yang berdampak mempengaruhi mood Ibu sehingga Ibu merasa kesal, jenuh atau sedih. Selain itu, gangguan tidur yang kerap terjadi menjelang proses kelahiran juga mempengaruhi Ibu karena letih dan kulit muka menjadi kusam.
Selain itu, adanya kekhawatiran akan kandungan, sering muntah pada awal trimester pertama, dan masalah-masalah lain juga dapat menyebabkab Ibu depresi. Ibu akan terus-menerus mengkhawatirkan keadaan bayinya dan ini akan membuat Ibu merasa tertekan.
Ibu yang mengalami depresi akan mengalami beberapa gejala berikut ini selama kurang lebih 2 minggu, seperti:
  1. Adanya perasaan sedih
  2. Kesulitan dalam berkonsentrasi
  3. Tidur yang terlalu lama atau sedikit
  4. Hilangnya minat dalam melakukan aktivitas yang biasa digemari
  5. Putus asa, cemas
  6. Timbul perasaan tidak berharga dan bersalah
  7. Adanya perubahan dalam kebiasaan makan
Apa dampaknya?
Menurut hasil studi di USA, Perempuan yang mengalami depresi selama awal kehamilan lebih mungkin untuk menghadapi kelahiran sebelum masanya.
Depresi yang tidak ditangani sedini mungkin, akan memiliki dampak buruk bagi Ibu dan bayi yang dikandungnya. Ada 2 hal penting yang mungkin berdampak pada bayi di kandungan, yaitu:
  1. Timbulnya gangguan pada janin yang masih di dalam kandungan
  2. Munculnya gangguan kesehatan pada mental anak nantinya
Menurut Tiffani Field, Ph. D dari Universitas of Miami Medical School, berdasarkan penelitian yang sudah ia lakukan selama 20 tahun, dia menemukan anak yang dilahirkan oleh ibu yang mengalami depresi berat selama kehamilan akan memiliki kadar hormon stres tinggi, aktivitas otak yang peka terhadap depresi, menunjukkan sedikit ekspresi, dan mengalami gejala depresi lain, seperti sulit makan dan tidur.
Yang berbahaya bila gejala depresi pada bayi baru lahir tidak segera ditangani, anak berkembang menjadi anak yang tidak bahagia. Mereka sulit belajar berjalan, berta badan kurang, dan tidak responsif terhadap orang lain. Bila keadaan ini tetap tidak tertanggulangi, anak akan tumbuh menjadi balita yang depresi. Saat mulai sekolah mereka mengalami masalah tingkah laku, seperti agresif dan mudah stres.
Bagaimana cara menanganinya?
Ibu yang mengalami depresi harus mendapatkan pertolongan para profesional. Karena saat ini mereka adalah tempat yang paling tepat untuk berkonsultasi, mereka nanti akan memberikan solusi yang terbaik untuk ibu dan janin yang ada di dalam kandungan.
Ada beberapa cara dalam melakukan terapi dan konsultasi dengan dokter kandungan anda seperti dengan metode support group atau psikoterapi yang dapat dilakukan secara rutin dan berkala atau dengan obat รข€“ obatan. Jika gejala depresi yang ditunjukkan sangat berat maka dokter kandungan mungkin akan meresepkan beberapa obat untuk mengatasinya dan tentunya aman untuk mereka yang sedang mengandung. Jika karena sesuatu hal sang ibu tidak merasa nyaman untuk mendiskusikannya dengan dokter atau terapis maka teman dekatnya dapat diajak berbicara untuk bertukar pendapat.
Selain itu, harus disadari bahwa orang yang diajak berbicara tersebut sangat bisa mengerti apa yang sang ibu hamil rasakan. Jangan pernah untuk melawan depresi ini seorang diri, karena pada saat-saat tersebut sang ibu hamil sangat membutuhkan seseorang untuk diajak berbagi untuk mengatasi depresi yang dirasakan.
Yang penting, upaya penyembuhan ini harus dilakukan pada ibu dan bayi. Jangan hanya bayi yang diterapi, sementara ibu dibiarkan makin terpuruk dalam depresi atau sebaliknya. Ibu dan bayi harus bekerja sama untuk mengatasi depresinya. Ayah juga harus berperan aktif dalam membantu penyembuhan orang-orang terdekat ini.
Peran ayah terhadap Ibu yang sedang mengandung dan setelah melahirkan amat besar. Ibu hamil harus mendapat dukungan yang sebesar-besarnya dari suami. Dukungan suami ini dapat ditunjukan dengan berbagai cara seperti memberi ketenangan pada istri, membantu sebagian pekerjaan istri atau bahkan sekedar memberi pijitan ringan bila istri merasa pegal. Diharapkan dengan dukungan total dari suami, istri dapat melewati masa kehamilannya dengan perasaan senang dan jauh dari depresi. (info-sehat)

Beberapa Makanan yang Harus di Hindari Ibu Hamil



Hamil adalah sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami-istri, terutama pasangan pengantin baru. Namun tahukan kalian kalo ternyata seorang Ibu hamil itu makannya tidak boleh sembarangan. Ada makanan-makanan tertentu yang tidak boleh dimakan oleh ibu hamil, pasalnya janin dalam kandungan rentan terhadap bakteri.

Berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari ibu hamil :

Ikan rentan merkuri

Hindari ikan yang kemungkinan mengandung logam merkuri seperti todak, mackerel, dan hiu. Logam ini dapat membahayakan perkembangan bayi yang belum lahir. Wanita hamil harus memilih ikan yang rendah merkuri, seperti ikan lele, salmon, dan tuna kalengan.

Jika Anda lebih memilih tuna putih, batasi diri sampai enam ons per minggu. Periksa dengan dokter Anda sebelum mengambil minyak ikan atau suplemen lainnya saat hamil.

Makanan yang dibungkus sterofoam

Makanan panas dalam sterofoam dapat memungkinkan bakteri untuk berkembang biak.

Kerang mentah

Parasit dan bakteri yang berada pada kerang mentah bisa menyebabkan penyakit. Kerang aman dikonsumsi selama kehamilan jika memasaknya matang menyeluruh.

Buah atau sayur yang tidak dicuci bersih

Pastikan untuk bilas sayur dan buah secara menyeluruh dengan air mengalir. Sebuah parasit yang disebut toxoplasma dapat hidup pada buah dan sayuran walaupun sudah dicuci. Parasit tersebut menyebabkan penyakit yang disebut toksoplasmosis dan sangat berbahaya untuk bayi yang belum lahir.

Jangan gunakan sabun untuk mencuci produk. Sebaliknya, gosok permukaan dengan sikat sayuran kecil. Potong bagian buah atau sayur yang tidak segar karena bakteri berlabuh di sana.

Unggas tak segar

Unggas mentah dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri. Cara masak yang tepat dapat melindungi kebanyakan orang, tetapi kehamilan membuat lebih sulit untuk melawan infeksi.

Tauge

Wanita hamil tidak boleh makan kecambah mentah dalam bentuk apapun, termasuk alfalfa dan semanggi lobak. Bakteri dapat masuk ke dalam biji sebelum kecambah mulai tumbuh dan kuman ini hampir tidak mungkin untuk membersihkan. Di toko, cek sandwich untuk memastikan mereka tidak mengandung kecambah mentah. Di rumah, memasak kubis secara menyeluruh untuk memusnahkan semua bakteri.

Smoked seafood

Hindari makanan yang diproses melalui pengasapan karena rentan terhadap listeria. Ini termasuk salmon asap, ikan cod, tuna, atau mackerel.

Agar buah hati dalam kandungan terjaga kesehatannya, maka ibu yang sedang mengandung harus menjaga asupan makanan dengan baik. Hindari makanan dan minuman yang membahayakan.

Minuman yang harus dihindari ibu hamil :

Susu yang tidak dipasteurisasi
Susu segar yang belum melalui proses pasteurisasi mengandung listeria. Konsumsilah susu, keju, atau produk susu dari peternakan lokal, jika label yang dipasang mengatakan “dipasteurisasi.”

Alkohol

Minuman beralkohol dapat menyebabkan cacat lahir, walaupun dikonsumsi hanya sedikit. Agar aman, hindari minuman yang mengandung alkohol.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India