Tampilkan postingan dengan label NUTRISI IBU DAN ANAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NUTRISI IBU DAN ANAK. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 September 2012

Cukup Vitamin D Saat Hamil Cerdaskan Bayi




Vitamin D berpengaruh sangat positif bagi ibu hamil dan calon bayinya. Selain fungsinya untuk mendukung pertumbuhan tulang, bayi yang lahir dari ibu yang cukup mengonsumsi vitamin D selama hamil cenderung lebih cerdas. 

Demikian kesimpulan penelitian di Spanyol yang melibatkan 2000 ibu dan bayi mereka. Kekurangan vitamin D diketahui terkait dengan perkembangan mental dan kemampuan gerak bayi. 

"Penelitian ini bisa menguatkan rekomendasi tentang pentingnya vitamin D bagi ibu hamil dan wanita yang sedang merencanakan kehamilan," kata Valencia Walker, pakar neonatologi dari Mattel Childrens Hospital. 

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengukur kadar vitamin D pada ibu hamil selama trisemester dua. Setelah melahirkan, di usia 14 bulan para bayi itu dites perkembangan mental dan kemampuan psikomotoriknya, yakni kemampuan untuk mengontrol gerakan fisik. 

Para peneliti menemukan, pada dua pengukuran tersebut, bayi-bayi yang ibunya memiliki level vitamin D optimal memiliki skor penilaian lebih tinggi dibanding bayi dari ibu yang kekurangan vitamin D. 

Menurut peneliti, Eva Morales, dari Centre for Research in Environmental Epidemiology di Barcelona, perbedaan skor memang tidak terlalu tinggi. Namun, karena cukup banyak ibu hamil yang kekurangan vitamin D, dampaknya bisa menjadi besar bagi masyrakat. 

Walker menjelaskan, kelompok wanita yang terancam defisiensi vitamin D pada umumnya adalah mereka yang kegemukan atau obesitas, berasal dari sosial ekonomi rendah, dan wanita yang kulitnya lebih gelap. Faktor geografi juga berpengaruh, mereka yang jarang terpapar sinar matahari juga memiliki level vitamin D lebih rendah.



Minggu, 23 September 2012

Suplemen Minyak Ikan Tingkatkan Kemampuan Baca Anak



Banyak orangtua memberikan suplemen minyak ikan kepada anak-anaknya karena kandungan kalsium dan omega-3 yang baik untuk pertumbuhan. Menurut studi terbaru, minyak ikan juga bisa meningkatkan kemampuan membaca anak.

Para peneliti dari Universitas Oxford, Inggris, melakukan penelitian manfaat omega-3 terhadap kemampuan membaca. Sekitar 362 anak berusia 7-9 tahun diberikan suplemen minyak ikan sebagai sumber omega-3 dengan dosis 600 mg selama 16 minggu.

Walaupun tidak ada efek signifikan pada keseluruhan sampel, tetapi pada anak-anak yang kemampuan membacanya rendah, setelah rutin mengonsumsi sumber omega-3, kemampuan membacanya meningkat dalam tiga minggu dibandingkan dengan anak yang mendapatkan suplemen plasebo atau tidak punya zat aktif. 

Dr Alex Richardson, peneliti senior dari Centre for Evidence-Based Intervention dari Universitas Oxford, mengatakan, suplementasi omega-3 terbukti meningkatkan kemampuan baca anak yang berada dalam skala terendah untuk menyamai teman-temannya. 

Studi sebelumnya menyebutkan, suplementasi omega-3 juga bermanfaat untuk anak-anak yang menderita gangguan pemusatan perhatian atau hiperaktif, anak yang disleksia, serta gangguan perkembangan koordinasi.

Walaupun begitu, orangtua seharusnya tidak terlalu mengandalkan kemampuan suplemen untuk meningkatkan kemampuan membaca anak dalam waktu singkat.
Sumber :
dailymail.co.uk


Selasa, 18 September 2012

Diet Tepat Untuk Ibu Yang Habis Melahirkan


Kenaikan berat badan yang drastis membuat banyak ibu baru merencanakan program diet setelah melahirkan. Banyak yang menyarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis obat-obatan, atau diet dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Padahal, ibu yang baru melahirkan membutuhkan lebih banyak kalsium dan energi yang cukup untuk mengurus dan menyusui bayi.

Ketaki Karpe-Kolgaonkar, seorang clinical pharmacist mengatakan bahwa diet pasca melahirkan harus memenuhi semua kebutuhan nutrisi si ibu baru. Berhati-hatilah terhadap sayuran yang belum dicuci karena masih mengandung bakteri, susu yang tidak dipasteurisasi, air yang tidak disterilkan atau daging mentah karena dapat mengganggu kesehatan si ibu. Apa saja yang haus dikonsumsi ibu yang baru melahirkan? Ini tips dietnya, seperti dikutip dari Times of India.

1. Meningkatkan Asupan Kalori
Dr. Shilpa Joshi, seorang ahli gizi menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang mengandung minyak dan berbagai jenis bumbu serta rempah-rempah bagi ibu yang baru melahirkan, kecuali jika dilarang oleh dokter atau ahli gizi.

"Ibu membutuhkan energi ekstra, setidaknya dalam enam bulan pertama karena ia akan menyusui bayi lebih sering. Jadi dia perlu lebih banyak kalori yang pada makanan yang kaya protein,” tambah Shilpa.

Jika Anda bukan seorang vegetarian, lebih baik tidak mengganti makanan Anda dengan jenis daun-daunan seperti bayam, misalnya. Hal ini tidak baik untuk kesehatan Anda karena tidak sesuai dengan pola makan yang biasanya. Sup yang di dalamnya terdapat daging iris dicampur dengan kaldu tanpa terlalu banyak minyak dan campuran rempah akan lebih baik bagi Anda.

2. Meningkatkan Asupan Zat Besi
Ibu yang baru melahirkan kehilangan banyak darah, sehingga kadar zat besi dalam tubuh juga menjadi berkurang. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah banyak mengonsumsi bayam. Bayam merupakan salah satu sayuran yang terkenal memiliki kandungan zat besi sangat tinggi. Zat besi ini berguna untuk pembentukan sel darah merah di dalam tubuh sehingga dapat mengatasi anemia.

3. Minum Susu untuk Kecukupan Kalsium
Ibu yang baru melahirkan dan sedang menyusui membutuhkan asupan kalsium yang cukup. Susu merupakan sumber utama kalsium, jadi konsumsi susu sapi atau susu kedelai sangat dianjurkan. Sebaliknya, hindari susu kaleng atau susu formula karena tidak baik bagi kesehatan Anda dan si bayi. Jika Anda alergi laktosa, Anda dapat mengganti susu dengan biji selada yang merupakan sumber makanan kaya akan kalsium.

4. Minum Cukup Air Putih Setiap Hari
Ibu yang baru melahirkan harus meminum banyak cairan, terutama air mineral kurang lebih enam hingga delapan gelas per hari. Minum air dan berbagai cairan secara rutin dapat merangsang keluarnya ASI. Berbagai cairan yang dapat merangsang ASI selain air mineral adalah air kelapa, jus buah atau milkshake. Hindari teh maupun kopi karena selain tidak baik untuk Anda yang sedang menyusui, juga tidak baik untuk bayi Anda.

Sabtu, 08 September 2012

Manfaat Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil



Ibu hamil memang sangat rentan sekali kesehatannya. Setiap makanan yang dikonsumsi oleh ibu-ibu hamil pada umumnya sangat berpengaruh pada perkembangan janin yang ada didalam perutnya. 

Nah, ternyata, kelapa hijau sangat baik sekali dikonsumsi untuk para ibu hamil.

Apa saja khasiat dari kelapa hijau bagi ibu hamil? Berikut ini ada bebrapa point manfaat kelapa hijau bagi ibu hamil :

1. Elektrolit Alami

Air kelapa muda kaya dengan kandungan elektrolit, klorida, kalsium, potasium, magnesium, sodium, dan riboflavin. Sebagai isotonik alami yang kaya mineral dan memiliki elektrolit sama dengan elektrolit tubuh, air kelapa muda sangat bermanfaat untuk rehidrasi dan memulihkan stamina tubuh.
   
2. Diuretik Alami

Sebagai diuretik natural yang steril, air kelapa muda melancarkan air seni dan membantu membersihkan saluran kemih. Hal ini berkhasiat mengeluarkan zat-zat toksin dari tubuh dan mencegah infeksi saluran kemih– yang juga cukup umum terjadi pada wanita hamil.
  
3. Antipenyakit

Air kelapa muda mengandung asam lauric, asam yang membantu melawan penyakit. Asam lauric yang terkandung dalam air kelapa sama dengan yang terdapat di air susu ibu dan memiliki karakteristik antijamur, antibakteri dan antivirus sehingga menjaga kesehatan ibu dan bayi dari virus seperti herpes dan HIV, protozoa giardia lamblia serta bakteri klamidia dan heliokobater.
  
4. Membantu Pencernaan

Air kelapa juga dipercaya memperbaiki fungsi pencernaan. Selama kehamilan, plasenta memproduksi hormon progesteron yang memperlambat kontraksi otot lambung sehingga pencernaan pun melambat. Air kelapa dapat membantu meningkatkan kecepatan pencernaan.

 5. Meningkatkan HDL

Air kelapa muda tidak mengandung lemak dan kolesterol, bahkan menurut riset dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh.

Manfaat ASI Hingga si Kecil Dewasa


Bila Mama mulai kewalahan meluangkan waktu untuk memompa ASI di sela-sela waktu bekerja, simak hal-hal berikut ini yang dijamin mengingatkan Mama betapa pentingnya ASI untuk si kecil, baik untuk saat ini maupun sampai ketika dia dewasa.
ASI lebih dari sekedar makanan dan minuman untuk si kecil, tapi juga zat hidup yang mengandung zat aktif yang melawan kuman dan membantu kesehatan, sehingga melindungi bayi dari berbagai jenis infeksi. Setetes ASI mengandung sekitar 1 juta sel darah putih. Sel ini disebut macrophages dan membasmi kuman. ASI juga banyak mengandungimmunoglobulin A (IgA) yang melapisi pencernaan bayi yang belum dewasa sehingga mencegah masuknya kuman, serta mencegah alergi makanan. Colostrum, alias ASI yang dikeluarkan Mama pada beberapa hari pertama setelah kelahiran, sangat kaya mengandung IgA.
Dengan mengonsumsi ASI, kekebalan si kecil disiapkan sesuai kebutuhannya. Ketika si kecil terkena kuman penyakit, tubuh Mama memproduksi antibodi untuk melawan kuman penyakit tersebut dan disalurkan kepada si kecil melalui ASI.
ASI adalah kombinasi unik berbagai nutrisi yang penting untuk kesehatan si kecil dan tidak bisa ditiru oleh susu formula manapun. Hal ini memberikan berbagai keuntungan untuk kesehatan si kecil sejak dia lahir sampai saat dia dewasa. Semakin lama Mama menyusui si kecil, semakin besar manfaat yang didapat si kecil dari menyusui. Manfaat ASI untuk kesehatan si kecil di antaranya adalah:
  1. IQ lebih tinggi. Kolesterol dan jenis lemak lain dalam ASI mendukung tumbuhnya jaringan syaraf
  2. Ketajaman pandangan yang lebih baik
  3. Resiko lebih kecil terkena infeksi telinga
  4. Penelitian menemukan pada 10.000 anak menemukan bahwa bayi yang menyusui sampai lebih dari umur 1 tahun memiliki resiko 40% lebih kecil untuk memakai kawat gigi saat dia dewasa. Perkembangan otot pada wajah juga lebih baik akibat proses penghisapan saat menyusui, sehingga memperkecil resiko mendengkur dan sleep apnea. Perubahan pada rasa ASI juga mempersiapkan bayi untuk menerima lebih banyak variasi makanan saat dia mulai mengkonsumsi MPASI
  5. Resiko lebih kecil membutuhkan operasi amandel
  6. Resiko lebih kecil terkena infeksi saluran pernapasan, pneumonia, dan influenza. Studi yang berbeda menemukan bahwa bayi yang mengkonsumsi susu formula menghadapi resiko 3 kali lebih besar untuk terkena infeksi saluran pernafasan sampai paling tidak 4 bulan bila dibandingkan dengan bayi yang mengonsumsi ASI
  7. Diare, sembelit, dan alergi makanan 3-4 kali lebih mungkin terjadi pada bayi yang mengonsumsi susu formula dibandingkan bayi yang mengonsumsi ASI
  8. Merespon lebih baik terhadap vaksinasi karena ASI membantu mematangkan sistem imun tubuh bayi karena saat menyusui Mama menyalurkan antibodinya kepada si kecil, sehingga membantu si kecil melawan penyakit dan membantu meningkatkan respon imun alami terhadap beberapa vaksin
  9. Memperkecil resiko kanker pada masa di bawah umur 15 tahun, diabetes (resiko menurun sampai 34%), infeksi saluran kencing, arthritis
  10. Bayi yang mengkonsumsi ASI akan lebih langsing dan memiliki resiko lebih kecil untuk obesitas sejak si kecil balita sampai dewasa. Hal ini disebabkan karena bayi yang menyusui mengontrol berapa banyak ASI yang mereka minum, sehingga dia belajar mempercayai sinyal dari tubuhnya untuk mengetahui seberapa banyak makanan yang perlu dia makan dan kapan dia memerlukannya. Hal ini membangun kebiasaan makan yang sehat sejak dia masih kecil.
  11. Penurunan resiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)
  12. Beberapa studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi ASI saat mereka masih kecil memiliki tekanan darah lebih rendah secara rata-rata dibandingkan orang dewasa yang mengkonsumsi susu formula
  13. Mengurangi resiko masalah psikologis, perilaku, dan masalah pembelajaran saat dewasa. Selain itu, anak-anak yang saat kecil disusui secara rata-rata lebih dewasa, tegas, dan percaya diri saat berkembang.
  14. Meningkatkan perkembangan kognitif si kecil.
  15. Beberapa peneliti percaya bahwa bayi yang menyusui memperkecil resiko serangan jantung dan stroke saat dia dewasa. Hal ini disebabkan oleh ASI memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, sehingga bayi yang menyusui belajar memproses kolesterol dengan lebih baik dibanding bayi yang mengonsumsi susu formula. Akibatnya saat mereka dewasa, mereka akan memiliki tingkat kolesterol yang lebih rendah dan memiliki resiko lebih rendah untuk terkena penyakit jantung.
  16. Memperkecil resiko terkena Multiple Sclerosis, penyakit penurunan fungsi otot yang menyerang orang dewasa. Penyakit ini lebih jarang terjadi pada negara-negara yang tingkat kebiasaan menyusuinya lebih tinggi.
Dengan penjelasan ini, apa Mama masih terpikir untuk tidak memberikan ASI Eksklusif untuk si kecil?

Nutrisi Yang Bermanfaat Untuk Ibu Hamil



Sebelumnya kami sudah membahas tentang nutrisi yang Mama perlukan selama masa kehamilan. Tapi untuk lebih jelasnya, kami memaparkan contoh 10 makanan yang paling baik untuk Mama konsumsi selama kehamilan:
1. TelurKandungan gizi telur sangatlah banyak. Selain lebih dari 12 vitamin dan mineral, telur juga mengandung banyak protein. Padahal kalori telur hanyalah 90 kalori saja. Selain itu, telur sangat mudah didapatkan, mudah dimasak dengan berbagai variasi, dan murah. Jadi bila Mama sedang tidak sempat menyiapkan makanan yang rumit, telur bisa jadi pilihan tepat
 2. SalmonSalmon mengandung banyak protein dan merupakan sumber utama Omega 3 yang penting untuk perkembangan otak dan penglihatan janin. Selain itu, tidak seperti beberapa jenis ikan lainnya, salmon hanya mengandung sedikit jumlah methylmercury, bahan kimia yang bisa membahayakan perkembangan sistem syaraf janin.
3. Kacang-kacanganKacang-kacangan mengandung serat dan protein yang paling tinggi bila dibandingkan dengan sayuran lainnya. Serat yang dikandung kacang juga sangat penting untuk mencegah sembelit.
4. Ubi jalarUbi jalar memiliki warna daging yang oranye karena mengandung karetenoid, pigmen pada tanaman yang dalam tubuh kita diubah menjadi vitamin A. Selain Ubi Jalar, Labu juga menjadi pilihan karena kaya akan vitamin C, asam folat, dan serat.
5. Makanan yang terbuat dari gandum utuhGandum utuh sangat penting untuk masa kehamilan karena kaya serat dan nutrisi, termasuk vitamin E dan selenium. Oatmeal ataupun roti gandum bisa jadi sumber utama untuk Mama.
6. Kacang KenariBila Mama tidak menyukai ikan atau telur, Mama bisa mencoba kacang kenari, yang menjadi sumber utama Omega 3.
7. YogurtYogurt kaya akan kalsium yang sangat dibutuhkan pada masa kehamilan. Bila Mama tidak mengonsumsi kalsium yang cukup selama masa kehamilan, kalsium yang dibutuhkan untuk membangun tulang janin akan diambil dari tubuh Mama lho.
8. Sayuran berdaun gelapSayuran berdaun gelap seperti Bayam kaya akan vitamin, termasuk vitamin A, C, K, zat besi serta asam folat. Selain itu sayuran ini juga penting untuk kesehatan mata dan pembentukan sel darah merah.
9. Daging tanpa lemakDaging adalah sumber protein yang tinggi. Pilih daging yang lemaknya sudah dikurangi (lean meat).
 10. Sayuran dan buah yang berwarnaMemakan variasi sayuran hijau, merah, oranye, kuning, ungu, dan putih memastikan Mama dan janin mendapatkan nutrisi yang bervariasi, karena setiap kelompok makanan berwarna mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang berbeda.
Variasikan makanan Mama setiap hari untuk memastikan Mama mendapatkan variasi nutrisi yang berbeda juga. Selain itu, Mama juga pasti akan lebih tidak gampang bosan bila makanan yang Mama konsumsi bervariasi, kan?
Sumber: Buku Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan Modern (Dr. Miriam Stoppard)
Sumber: lactamilmama.com


Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Bayi



Masa yang ditunggu akhirnya tiba, saat memperkenalkan si kecil ke Makanan Pendamping ASI (MPASI). Sebelum mulai mengatur menu penuh nutrisi untuk si kecil, simak dulu daftar makanan paling baik dan paling buruk untuk bayi di bawah ini.
Makanan terbaik untuk bayi
Makanan-makanan di bawah ini termasuk makanan terbaik untuk bayi tidak hanya karena penuh dengan nutrisi yang diperlukan anak Mama, tapi juga karena mudah disiapkan.
1. Labu
Labu adalah sumber nutrisi vitamin A dan C yang manis secara alami.
2. Kacang lentil
Kacang lentil adalah sejenis kacang dari India yang bentuknya bulat pipih dan berwarna kuning oranye. Kacang ini bisa dibeli di pasar swalayan atau di toko bumbu India. Lentil juga kaya nutrisi seperti asam folat, vitamin B, zat besi, kalsium dan juga sumber protein yang baik bagi tubuh. Lentil juga bersifat antioksidan sehingga efektif mencegah masuknya radikal bebas dengan meningkatkan daya tahan tubuh.
3. Sayuran berdaun gelap
Sayuran hijau memiliki kandungan nutrisi zat besi dan folat dalam jumlah tinggi. Salah satu contohnya adalah bayam.
4. Brokoli
Brokoli mengandung nutrisi folat, serat, dan kalsium. Selain itu, brokoli juga dikenal dengan kandungannya yang membantu melawan kanker.
5. Blueberries
Warna biru gelap blueberry datang dari zat bernama anthocyanins, yang sangat baik untuk perkembangan mata, otak, dan bahkan saluran kencing si kecil
6. Alpukat
Alpukat kaya nutrisi lemak tak jenuh. Bahkan komposisi nutrisi lemak alpukat sangat mirip dengan ASI Mama. Lemak tak jenuh adalah jenis lemak yang baik dan dibutuhkan bayi untuk perkembangan otak.
7. Daging
Mama mungkin berpikir daging bukan makanan bayi. Tapi dengan kandungan nutrisi zinc dan zat besi, daging tidak boleh dilewatkan begitu saja.
8. Buah pepaya
Saat pertama kali dikenalkan dengan MPASI, ada kemungkinan si kecil mengalami susah buang air besar. Pepaya adalah obat alamiah untuk konstipasi karena kandungan seratnya yang tinggi. 1 atau 2 sendok teh jus pepaya yang dicampur dengan susu formula atau ASI Mama jadi obat ampuh untuk konstipasi si kecil. Pepaya juga bisa disajikan dengan sereal.
9. Jeruk mandarin
Jeruk mandarin kaya akan nutrisi Vitamin C dan anti oksidan. Kalau Mama mau menyajikan jeruk Mandarin kalengan ke si kecil, belilah jeruk Mandarin kalengan yang dikemas dengan air, dan bukan sirup yang mengandung gula tambahan.
Makanan paling buruk untuk bayi
Pada dasarnya makanan yang tidak disarankan untuk bayi adalah makanan yang tinggi kandungan gula, kalori, garam, dan rendah nutrisi. Mengkonsumsi junk food lebih berbahaya bagi bayi dan balita daripada orang dewasa, karena bayi dan balita tidak membutuhkan banyak kalori, tapi membutuhkan lebih banyak nutrisi. Berikut 5 jenis makanan yang paling buruk untuk bayi:
1. Minuman bersoda
Percaya atau tidak, berdasarkan hasil survey American Dietetic Association (ADA) terhadap lebih dari 3000 keluarga pada tahun 2009, beberapa bayi sudah mulai mengkonsumsi minuman bersoda sejak umur 7 bulan! Minuman bersoda sama sekali tidak mengandung nutrisi apapun dan mengandung gula dalam kadar tinggi yang bisa merusak gigi bayi.
2. Jus dalam kemasan
Jus yang buruk bagi bayi adalah jus dalam kemasan yang mengandung banyak pengawet dan gula. Walaupun terbuat dari buah, tapi serat dari buah segar akan hilang dalam proses pembuatan jus. Yang tersisa hanyalah kandungan gula yang tinggi. Jus juga bisa menyebabkan diare untuk beberapa bayi. Untuk memberikan vitamin C kepada bayi, buah segar adalah pilihan yang lebih tepat.
Selain itu, pada tahun pertama hidupnya, bayi tidak memerlukan minuman lain selain ASI ataupun susu formula. Bayi di bawah 6 bulan hanya boleh mengkonsumsi ASI atau formula, sedangkan bayi umur 6 bulan – 1 tahun boleh mengkonsumsi air putih dengan ASI dan formula sebagai minuman utama mereka
3. Biskuit
Biskuit memang mudah disajikan, tapi kurang bergizi, tinggi kadar sodium, dan sangat mengenyangkan. Akibatnya, bisa jadi si kecil terlalu suka makan biskuit sehingga dia tidak mau mengkonsumsi makanan yang benar-benar bernutrisi. Untuk cemilan, buah adalah pilihan yang lebih baik. Atau bila Mama mencari cemilan yang lebih cepat, sereal rendah gula memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik daripada biskuit
4. Makanan olahan
Semakin panjang proses pengolahan suatu makanan, kandungan nutrisi yang hilang dan zat kimia yang ditambahkan juga akan semakin banyak. Makanan olahan yang paling buruk adalah pasta kalengan siap makan yang mengandung terlalu banyak sodium.
5. Agar-agar
Banyak orang mengira agar-agar mengandung nutrisi protein yang tinggi. Tapi pada kenyataannya agar-agar hanya mengandung gula, pewarna buatan, dan perasa tambahan. Untuk pencuci mulut yang kaya nutrisi, Mama bisa menyiapkan apel panggang yang dihaluskan dan ditambahkan taburan kayu manis. Makanan penutup ini tinggi nutrisi serat, vitamin, dan manis secara alami tanpa tambahan gula.
sumber: lactamilmama.com

10 Hal Penting Tentang Menyusui



Setelah proses kehamilan dan melahirkan, proses selanjutnya dalam sistem reproduksi wanita adalah proses menyusui. Sebagai salah satu pengalaman yang dinanti seorang Mama baru, proses menyusui biasanya terjadi secara alamiah. Tapi pada prakteknya seorang Mama baru pasti membutuhkan arahan untuk mengetahui cara menyusui yang benar agar si kecil mendapatkan ASI secara maksimal. Berikut beberapa hal yang perlu Mama ketahui tentang proses menyusui.
  1. Selama 3 hari pertama sejak melahirkan, payudara akan menghasilkan kolostrum yang berwana bening kekuningan. Kolostrum ini sangat baik untuk hari-hari pertama si kecil karena mengandung air, mineral, dan protein dalam porsi yang tepat. Kolostrum juga mengandung antibodi yang melindungi bayi. Setelah sekitar 3 hari, kolostrum akan habis dan digantikan oleh ASI
  2. Saat menyusui, berikan ASI kepada si kecil dengan kedua payudara Mama secara bergantian untuk menjaga agar payudara Mama tidak terlalu bengkak karena penuh dengan ASI
  3. Ketika si kecil menangis, kadang payudara Mama secara otomatis mengeluarkan ASI walaupun tidak dihisap oleh si kecil. Hal ini terjadi karena refleks Oksitosin (let down reflex) pada payudara Mama. Untuk menghindari ‘kecelakaan’ di tempat umum, breast pad yang bagus bisa jadi andalan.
  4. Kebutuhan menyusui setiap bayi berbeda-beda. Jadi Mama tidak perlu membuat jadwal menyusui yang ketat. Susui saja bayi setiap dia memintanya. Tapi biasanya bayi yang baru lahir menyusui setiap 2-3 jam sekali dan rata-rata bayi baru lahir harus disusui 8-12 kali dalam 24 jam.
  5. Seorang bayi yang mendapatkan ASI yang cukup akan bertambah beratnya sekitar 200 gram per minggu dan buang air kecil paling tidak 6 kali sehari.
  6. Sebaiknya Mama rajin merawat payudara setelah mulai menyusui. Dahulukan menyusui dengan payudara yang terasa lebih kencang. Jangan sampai payudara terlalu kencang sampai terlalu bengkak, karena bisa menyebabkan penyumbatan saluran ASI. Bila payudara terasa sakit, bengkak, ada benjolan, atau puting terasa sakit saat menyusui (pecah-pecah, timbul bercak merah), berkonsultasilah ke dokter/bidan. Terutama bila Mama jadi demam karena payudara yang bengkak tersebut
  7. Produksi ASI selalu sebanding dengan konsumsi ASI. Jadi semakin banyak si kecil meminum ASI, semakin banyak juga payudara memproduksi ASI
  8. Kondisi psikologis Mama berpengaruh terhadap produksi ASI. Bila mama stress ataupun marah, bisa jadi produksi ASI menjadi berkurang
  9. Bila Mama tidak bisa memberikan ASI langsung, Mama bisa memompa dan memberikan ASI dengan cara menyuapi ASI tersebut kepada si kecil dengan sendok. Bila memungkinkan, hindari memberikan ASI menggunakan botol susu terlalu sering, karena transisi antara puting susu Mama dengan dot botol susu bisa membuat bayi mengalami ‘bingung puting’. Akibatnya bayi bisa menolak saat akan disusui karena sudah terbiasa dengan dot botol susu.
  10. Bila Mama mengalami masalah dalam proses menyusui, Mama bisa berkonsultasi ke klinik laktasi untuk mendapatkan solusi yang paling tepat. Dukungan dari suami dan keluarga juga sangat membantu Mama dalam memberikan yang terbaik untuk si kecil
Selamat memulai pengalaman menyusui yang menyenangkan! Semoga target Mama untuk memberikan ASI eksklusif  (ASIX) kepada si kecil selama minimal 6 bulan tercapai dengan sukses.

Selasa, 04 September 2012

Nutrisi Mengurangi Komplikasi Kehamilan dan Cacat Lahir


Setiap ibu ingin memiliki kehamilan, mudah, tidak rumit dan anak yang sehat. Sayangnya, semakin banyak perempuan mengalami kehamilan komplikasi, seperti anemia, tekanan darah tinggi, masalah tiroid, diabetes, persalinan prematur, dan berat lahir rendah. Lebih banyak anak dilahirkan dengan cacat lahir dan banyak dari mereka yang tampak normal saat lahir terus mengembangkan masalah kesehatan di kemudian hari. Satu dari 10 anak-anak akan memiliki ADHD, satu dari 150 akan menjadi autis. karna  dipengaruhi oleh kecemasan, depresi, dan gangguan bipolar. 

Para ahli sepakat bahwa sebagian besar masalah ini dapat dikurangi dan bahkan dicegah dengan nutrisi yang tepat selama kehamilan. gizi Ibu telah berdampak tidak hanya pada kehamilan dan berat lahir bayi, tapi bahkan pada risiko cacat lahir, komplikasi kehamilan, penyakit ibu, dan penyakit masa depan ketika anak menjadi dewasa. 

Studi menunjukkan bahwa diet yang tepat dan suplemen gizi, seperti minyak ikan, vitamin C dan E dapat mencegah penyakit ibu selama kehamilan dan kelahiran prematur. Vitamin A dan beta-karoten bersama dengan magnesium, minyak ikan, dan seng dapat mengurangi angka kematian ibu. Besi dan asam folat mengurangi anemia. Kalsium mengurangi kejadian pre-eklampsia dan tekanan darah tinggi. 

Menurut Journal of Nutrition: “Sejumlah penelitian mendukung konsep bahwa penyebab utama komplikasi kehamilan dapat gizi suboptimal.” “Frekuensi dan beratnya komplikasi kehamilan dapat dikurangi melalui perbaikan status gizi sang ibu.” “Ibu kekurangan gizi … mungkin menjadi kontributor yang signifikan terhadap terjadinya cacat lahir.” gizi ibu akan mempengaruhi sisa hidup anak Penelitian medis menunjukkan bahwa nutrisi yang baik selama kehamilan dan masa kanak-kanak dapat mengurangi risiko bayi terkena kanker masa depan. suplemen gizi ibu yang tepat dapat mengurangi risiko diabetes di kemudian hari anak. kekurangan spesifik tertentu (untuk magnesium misalnya) juga dapat meningkatkan risiko diabetes masa depan. 

Bahkan risiko osteoporosis di masa depan (pada bayi ketika dia menjadi dewasa) ditentukan oleh “status gizi ibu selama kehamilan” dan terutama oleh kekurangan vitamin D, yang sangat umum. kebanyakan wanita hamil kekurangan vitamin, mineral, asam amino, dan omega 3 asam lemak. Asam lemak Omega 3, terutama DHA, adalah bagian dari otak, sistem saraf pusat, dan retina. Seorang bayi membutuhkan itu semua untuk perkembangan normal dari otak dan mata. 

Bayi prematur lebih cenderung memiliki ADHD, depresi, dan skizofrenia, karena otak mereka tidak punya kesempatan untuk sepenuhnya mengembangkan dan menggabungkan semua DHA yang butuhkan. Di sisi lain, anak-anak dari ibu yang makan sejumlah besar lemak ikan memiliki pembangunan yang lebih baik intelektual dan IQ tinggi. Masalahnya adalah bahwa hampir 90% wanita tidak mendapatkan bahkan jumlah minimal DHA. 

Banyak wanita yang kekurangan asam folat, meskipun fortifikasi makanan. Kekurangan magnesium, kalsium, besi, vitaminsC, D, E, dan nutrisi lainnya yang sangat umum, yang dapat membahayakan kesehatan sang ibu dan bayi. Jangan mengandalkan multivitamin prenatal Kebenaran yang menyedihkan adalah bahwa resep khas vitamin prenatal tidak memperbaiki kekurangan paling banyak, yang sangat umum pada wanita hamil. multivitamin Prenatal merupakan sumber nutrisi yang buruk. 

Semua bahan sintetis, sehingga tubuh Anda tidak bisa menggunakannya dengan cara menggunakan nutrisi alami dari makanan. Dan makanan dari Bahan-bahan kimia tidak membantu, tetapi hanya dapat menyebabkan kerusakan. Bagaimana Anda bisa yakin untuk memiliki nutrisi yang paling optimal Lakukan diet yang baik. Yang berarti memakan makanan alami yaitu dengan kata lain makanan yang dibuat sendiri dan menghindari makanan yang dibuat oleh orang lain yang sama halnya menghindari makanan kotak, kaleng, dan paket-paket plastik. Makan buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian, buah, daging, ayam, domba, telur, keju, mentega, dan setiap makanan alami lainnya yang Anda sukai. Seafood dan ikan biasanya OK, tapi makan ikan besar (salmon, tuna, dll) dalam moderasi karena kandungan merkuri yang berpotensi tinggi. 

Cobalah untuk meminimalkan soda, es krim, kue, roti putih dan nasi putih, sereal sarapan yang paling, dan setiap makanan olahan lainnya.  Seperti yang saya sebutkan, vitamin prenatal yang diresepkan dokter tidak lain hanyalah sampah. Ini adalah kombinasi bahan kimia sintetik, beberapa diantaranya bahkan mungkin berbahaya bagi bayi berkembang. Anda harus memilih suplemen yang dibuat dari makanan yang baik. Ada sebuah perusahaan besar memproduksi suplemen berbasis pangan sejak tahun 1920. Buah-buahan dan sayuran mereka tumbuh dipeternakan organik mereka sendiri yang bersertifikat. Mereka juga menggunakan jeroan (hati, ginjal, dll) dari sapi organik karena mereka memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Mereka menggabungkan bahan yang berbeda untuk menciptakan berbagai suplemen gizi. Tidak ada buatan, tanpa pengawet, tanpa bahan kimia, hanya makanan nyata dengan nutrisi nyata. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Apakah Anda hanya merencanakan kehamilan Anda. Anda membutuhkan nutrisi yang tepat pada setiap tahap.
sumber :Ezinearticles.com

7 Nutrisi Penting Untuk Ibu Hamil



Banyak perubahan yang terjadi dan dialami, baik secara fisik dan emosional ketika mulai mengandung.

Anda harus selalu memperhatikan jadwal dan jenis makanan yang Anda konsumsi, karena pertumbuhan dan perkembangan janin tergantung dari nutrisi makanan ibu.

Beberapa zat gizi berperan vital dalam pertumbuhan janin. Selama kehamilan, metabolisme energi meningkat akibat perubahan sistem tubuh Anda dan perkembangan janin. Oleh karena itu, kebutuhan akan energi dan zat gizi harus ditingkatkan. Menambahkannya dengan cara apa? Tidak sekedar terus menerus menambah jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh, namun juga pertimbangkan segala sesuatu yang Anda konsumsi.

Kalori

Selama trismester kedua dan ketiga kehamilan membutuhkan 300 kalori per hari. Walaupun peningkatan ini tidak digunakan dalam trismester pertama, bukan berarti keseimbangan nutrisi tidak penting. Kalori tambahan ini diperlukan agar berat badan Anda meningkat (total 12 hingga 16 kg selama hamil). Hal ini sangat diperlukan untuk menghasilkan berat badan bayi yang cukup saat dilahirkan. Sebaiknya pada trismester pertama, pertambahan bobot hanya 0, 5 kg setiap bulannya. Sedangkan pada trismester kedua, 0, 5 kg setiap minggunya. Sdangkan di trismester terakhir (bulan ke-9), hanya boleh 0, 5 hingga 1 kg. Kalori dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi kacang-kacangan, buah, sereal, beras merah, sayur, kentang.

Protein

Protein sangat diperlukan untuk membangun, memperbaiki, dan mengganti jaringan tubuh. Ibu hamil memerlukan tambahan nutrisi ini agar pertumbuhan janin optimal. Protein dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi tahu, tempe, daging, ayam, ikan, susu, dan telur.

Kalsium

Penelitian menunjukkan bahwa janin memerlukan 13 mg kalsium dari darah ibu. Janin memerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Jika jumlah kalsium yang ia dapatkan kurang, maka ia akan mengambilnya dari tulang. Akibatnya Anda dapat mengalami pelunakan tulang (osteomalasia) nantinya. Kalsium dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi produk susu, tahu, brokoli, kacang-kacangan.

Zat besi

Kekurangan zat besi akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin menjadi terhambat. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan resiko cacat (mortalitas) Anda dan janin. Karena kebutuhan zat besi sulit dipenuhi dari diet pola makan, maka terkadang pemakaian suplemen disarankan. Zat besi dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi bayam, daging merah, hati, ikan, unggas, kerang, telur, kedelai.

Asam folat (vitamin B)

Asam folat yang dikonsumsi sejak masa pembuahan dan awal kehamilan mampu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang. Penelitian menunjukkan resiko kelainan tulang belakang (spina bifida) dan kelainan ronggga otak (anensefali) menurun hingga 50%. Sangat disarankan untuk mendapatkan 400 mg asam folat per hari. Asam folat dapat Anda dapatkan dengan mengkonsumsi jus jeruk bayam, oatmeal, brokoli, stoberi, dan roti.

Cairan

Cairan diperlukan untuk meningkatkan volume darah dan air ketubah. Minum setidaknya 6 hingga 8 gelas setiap harinya. Mengurangi asupan cairan tidak akan mengurangi bengkak yang Anda alami. Akan tetapi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Konsumsi cairan yang terbaik adalah air putih, selain itu Anda juga dapat mengkonsumsi sup, jus, dan teh.

Garam

Garam dapat membantu mengatur air dalam darah. Kebutuhan tubuh akan garam sedikit, sekitar 2000 hingga 8000 mg per hari. Beberapa ibu yang terkena darah tinggi atau preeklamsia bahkan tidak memerlukan tambahan akan konsumsi garam.

Jangan lupa untuk menghindari rokok, konsumsi alkohol dan kafein. 
sumber : dechacare.com

Senin, 03 September 2012

Nutrisi Bagi Ibu Hamil Vegetarian



Vegetarian merupakan pilihan hidup seseorang yang meyakini bahwa dengan hidup tanpa mengonsumsi daging bisa membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Nutrisi dan gizi terpenting bagi ibu hamil yang menjalankan vegetarian terletak bagaimana asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari agar kebutuhan tubuh akan zat gizi yang meningkat selalu tetap seimbang dan bervariasi, termasuk protein untuk tumbuh kembang janin dan tambahan kalori sebanyak 300 kalori setiap harinya.

Unsur gizi yang terpenting disini adalah protein yaitu zat yang berperan dalam proses-proses dalam tubuh yaitus eperti pembentuka sel darah, albumin, enzim, hormone, mengganti sel-sel dan masih banyak lagi.
Pada dasarnya memang protein hewani memiliki asam amino yang lebih lengkap dibandingkan dengan protein nabati. Penggantinya dalah seperti kacang-kacangan dan biji-bijan yang harus dipenuhi setiap harinya. Sementara kalsium dapat tergantikan dari makanan terbuat dari kedelai, sayuran berdaun hijau atau susu kedelai.
Jenis zat gizi yang diperlukan saat menjalankan masa kehamilan:
  1. Asam Folat, ada pada sayuran berwarna hijau (bayam, kangkung, sawi, dll), polong-polongan, gandum murni, kacang-kacangan, buah-buahan seperti jeruk, lemon. Asam Folat ini diperlukan untuk memproduksi protein dan darah, sekaligus berfungsi sebagai pertumbuhan atau pembelahan sel, membantu pembentukan hemoglobin, sintesis ARN dan ADN
  2. Besi, ada pada buah kering, gandum, polong-polongan, dan sayuran berwarna hijau. Fungsinya membawa oksigen dalam darah, mencegah anemia, meningkatkan kekebalan terhadap infeksi.
  3. Tembaga, ada pada kacang-kacangan, polong-polongan dan air. Fungsinya untuk membantu penggunaan zat besi dalam tubuh dan metabolisme energi dalam tubuh.
  4. Kalsium, ada pada sayuran berdaun hijau, kacang mete, kacang polong, tahu, yogurt, susu kedelai. Fungsinya memperkuat tulang, gigi, membantu pembekuan darah, dan membangun otot.
  5. Iodin, ada pada garam iodin, rumput laut, fungsinya untuk meningkatkan angka metabolisme basal ibu.
  6. Magnesium, ada pada polong-polongan, sereal gandum, sayuran berhijau daun. Fungsinya kerja saraf dan otot, membantu tubuh memproses karbohidrat.
  7. Seng, ada pada rumput laut, gandum. Fungsinya untuk pembuatan insulin, membantu sintesis protein, ARN dan ADN
  8. Niasin, ada pada sereal gandum. Fungsinya untuk kesehatan kulit, saraf dan pencernaan, membantu tubuh menggunakan karbohidrat.
  9. Fosfor, ada pada seral gandum dan polong-polongan. Fungsinya untuk pembentukan kerangka dan gigi janin, dan memenuhi kalsium ibu.
  10. Potasium, ada pada pisang, kentang, kismis, dan yogurt. Fungsinya menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh serta kerja otot.
  11. Tiamin (B1), ada pada roti dan sereal gandum. Fungsinya membantu tubuh mencerna karbohidrat.
  12. Riboflavin (B2), ada pada roti, sereal, sayuran berdaun hijau. Fungsinya membantu tubuh melepaskan energi ke sel, untuk kesehatan kulit dan mata.
  13. Vitamin A, ada pada sayuran bedaun hijau, sayuran jingga dan kuning, wortel, blewah. Fungsinya untuk perkembangan sel, pembentukan gigi dan pertumbuhan tulang.
  14. Vitamin B6, ada pada pisang, gandum, polong-polongan. Fungsinya membantu membentuk sel-sel darah merah dan membantu proses karbohidrat, lemak, lipid dan membuat ADN
  15. Vitamin B12 ada pada margarin, susu kedelai dan suplemen makanan. Fungsinya untuk pembentukan sel-sel darah mearah dan membantu menjaga saraf.
  16. Vitamin C, ada pada buah-buahan sitrus, brokoli, paprika hijau, strawberry, kubis, tomat, melon, kentang. Fungsinya untuk mempercepat penyembuhan luka dan tulang, meningkatkan kekebalan terhadap infeksi.
  17. Vitamin D, ada pada susu kedelai, sayuran berdaun hijau, sinar matahari. Fungsinya membantu tubuh menggunakan kalsium dan fosfor dan dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi.
  18. Vitamin E, ada pada minyak sayur, sereal gandum dan sayuran berdaun hijau. Fungsinya untuk mencegah anemia pada bayi prematur, dan penting sebagai antioksidan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India