Tampilkan postingan dengan label KELAHIRAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KELAHIRAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 September 2012

Diet Tepat Untuk Ibu Yang Habis Melahirkan


Kenaikan berat badan yang drastis membuat banyak ibu baru merencanakan program diet setelah melahirkan. Banyak yang menyarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis obat-obatan, atau diet dengan hanya mengonsumsi makanan tertentu seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Padahal, ibu yang baru melahirkan membutuhkan lebih banyak kalsium dan energi yang cukup untuk mengurus dan menyusui bayi.

Ketaki Karpe-Kolgaonkar, seorang clinical pharmacist mengatakan bahwa diet pasca melahirkan harus memenuhi semua kebutuhan nutrisi si ibu baru. Berhati-hatilah terhadap sayuran yang belum dicuci karena masih mengandung bakteri, susu yang tidak dipasteurisasi, air yang tidak disterilkan atau daging mentah karena dapat mengganggu kesehatan si ibu. Apa saja yang haus dikonsumsi ibu yang baru melahirkan? Ini tips dietnya, seperti dikutip dari Times of India.

1. Meningkatkan Asupan Kalori
Dr. Shilpa Joshi, seorang ahli gizi menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang mengandung minyak dan berbagai jenis bumbu serta rempah-rempah bagi ibu yang baru melahirkan, kecuali jika dilarang oleh dokter atau ahli gizi.

"Ibu membutuhkan energi ekstra, setidaknya dalam enam bulan pertama karena ia akan menyusui bayi lebih sering. Jadi dia perlu lebih banyak kalori yang pada makanan yang kaya protein,” tambah Shilpa.

Jika Anda bukan seorang vegetarian, lebih baik tidak mengganti makanan Anda dengan jenis daun-daunan seperti bayam, misalnya. Hal ini tidak baik untuk kesehatan Anda karena tidak sesuai dengan pola makan yang biasanya. Sup yang di dalamnya terdapat daging iris dicampur dengan kaldu tanpa terlalu banyak minyak dan campuran rempah akan lebih baik bagi Anda.

2. Meningkatkan Asupan Zat Besi
Ibu yang baru melahirkan kehilangan banyak darah, sehingga kadar zat besi dalam tubuh juga menjadi berkurang. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah banyak mengonsumsi bayam. Bayam merupakan salah satu sayuran yang terkenal memiliki kandungan zat besi sangat tinggi. Zat besi ini berguna untuk pembentukan sel darah merah di dalam tubuh sehingga dapat mengatasi anemia.

3. Minum Susu untuk Kecukupan Kalsium
Ibu yang baru melahirkan dan sedang menyusui membutuhkan asupan kalsium yang cukup. Susu merupakan sumber utama kalsium, jadi konsumsi susu sapi atau susu kedelai sangat dianjurkan. Sebaliknya, hindari susu kaleng atau susu formula karena tidak baik bagi kesehatan Anda dan si bayi. Jika Anda alergi laktosa, Anda dapat mengganti susu dengan biji selada yang merupakan sumber makanan kaya akan kalsium.

4. Minum Cukup Air Putih Setiap Hari
Ibu yang baru melahirkan harus meminum banyak cairan, terutama air mineral kurang lebih enam hingga delapan gelas per hari. Minum air dan berbagai cairan secara rutin dapat merangsang keluarnya ASI. Berbagai cairan yang dapat merangsang ASI selain air mineral adalah air kelapa, jus buah atau milkshake. Hindari teh maupun kopi karena selain tidak baik untuk Anda yang sedang menyusui, juga tidak baik untuk bayi Anda.

Herbal : Agar Vagina Menyempit


Bagi wanita khususnya yang baru melahirkan, maka harus segera melakukan perawatan khusus. Supaya Vaginanya kembali rapat seperti saat sebelum hamil dan melahirkan. Dan suami nantinya tetap akan merasa sayang, tidak berpaling kepada wanita lain.

Inilah resepnya :

Bahan

  • 3 sendok makan beras
  • 3 jari kencur
  • 1 jari kunyit
  • 1 ibu jari jahe
  • 1 sendok makan asam
  • 1 buah jeruk nipis
  • 125 gram gula aren
  • garam dapur secukupnya


Caranya :

  • Beras direndam dalam air selama 3 jam
  • Kencur, jahe, kunyit, asam dan pandanwangi direbus dengan air 3 gelas lalu digiling atau ditumbuk halus jadi satu bersama beras.
  • Sedikit demi sedikit air rebusan tadi dimasukkan pada ramuan yang ditumbuk lalu diperas dan disaring, masukkan dalam gelas.
  • Masukkan gula, garam dan perasan jeruk nipis ke dalam gelas tadi, aduk sampai rata.
  • Minumlah 3 kali dalam sehari, lakukan selama beberapa hari, maka rahim akan mengecil dan badan terasa segar bugar. Insya Allah.


Semoga bermanfaat.

Kamis, 06 September 2012

Tips Mengencangkan Otot Vagina



Ketakutan utama seorang istri setelah melahirkan adalah tak dapat lagi memuaskan sang suami. Tentu, yang dia maksud adalah keromantisan dalam vagina. Sebuah kekhawatiran yang beralasan, memang. Apalagi, tak dapat dipungkiri, setelah melahirkan otot vagina memang mengalami pelebaran. Atau daya cengkramnya melemah seiring pertambahan usia, berat badan, dan keteledoran untuk terus mengencangkannya. Mengencangkan otot vagina? Ya, kenapa tidak. Apalagi, teknik pengencangan yang sederhana ini juga terhitung tidak baru dan sama manfaatny dengan obat kuat herbal di toko obat.

Lalu bagaimana cara latihannya? Gampang. 
Pertama, Anda tahu persis pergerakan otot vagina Anda. Caranya, coba saat buang air kecil, Anda menahan kucuran si air seni, sesaat saja. Jika Anda merasakan ada gerakan otot, nah, itulah otot vagina Anda. Latihan kegel juga dimulai dengan cara seperti itu. Saat Anda buang air kecil, cobalah untuk menahan aliran airnya, kira-kira 1 menit untuk latihan pertama. Setelah itu, air seni bisa Anda keluarkan semuanya. Tapi, kalau Anda ingin berhasil dengan lebih cepat, cobalah untuk melakukan tiga kali penahanan selama buang air kecil, dengan waktu tahan yang terus ditambah.

Jika waktu tahan satu satu menit itu sudah Anda kuasai, cobalah untuk meningkatkannya. Tapi, Anda juga harus tahu posisi tubuh yang tepat saat melatih otot vagina itu. Usahakan melakukan latihan ini dalam keadaan paha membuka, atau berjongkok. Ini akan membuat otot vagina Anda yang terbuka dapat mengerut dengan lebih kuat. Selain itu, posisi tubuh yang demikian akan membuat otot panggung tertarik, dan lubang anus terasa mengecil. Ini juga sekaligus menjadi tanda otot vagina Anda sedang berkontraksi. Tapi ingat, Anda juga harus usahakan untuk melatih otot vagina itu tanpa memberi beban yang sama pada bokong atau perut Anda.

Jika latihan penahanan air seni ini sudah Anda kuasai, kini Anda harus melatihnya setiap saat, sekalipun tidak ingin buang air seni. Usahakan, 30 kali Anda menahan otot vagina dalam satu hari. Yakin, dalam waktu 30 hari, otot vagina Anda sudah akan sangat kuat mencengkram. Namun, tidak ada salahnya juga, sebelum 30 hari itu.
Selamat mencoba!
Sumber : http://forum.vivanews.com

Rabu, 05 September 2012

Tahap-tahap Persalinan



Tahap 1: Fase Pematangan/Pembukaan Leher Rahim
Tahap awal persalinan ini dimulai begitu sudah ada pembukaan leher rahim (diketahui dari pemeriksaan dalam oleh dokter/bidan) akibat His. His atau nyeri bersalin adalah kontraksi rahim yang teratur, muncul dalam bentuk rasa sakit yang perlahan-lahan makin nyeri dan sering, serta makin lama. Sejak pembukaan 0 cm hingga 3 cm, umumnya persalinan masih berjalan lambat (bisa sampai 8 jam), sehingga masa ini disebut juga dengan fase laten. Setelah itu hingga pembukaan lengkap biasanya berjalan lebih cepat. Keseluruhan tahap ini berlangsung hingga tercapai pembukaan lengkap (kurang lebih 10 cm), dan saat itu persalinan memasuki tahap 2. Tahap ini biasanya berjalan lebih lama pada kelahiran anak pertama (bisa sampai 20 jam) dibanding kelahiran anak selanjutnya.
Tahap 2: Fase Pengeluaran Bayi
Saat ini, his sudah terasa sangat kuat, lebih sering, dan lebih lama ketimbang sebelumnya. Ibu akan merasakan keinginan mengejan yang sangat kuat dan tidak lagi bisa ditahan. Dokter atau bidan akan mulai memimpin ibu meneran. Caranya, ibu dalam posisi berbaraing terlentang atau miring ke samping, kedua lengan merangkul kedua lipat lutut, kepala dan mata melihat ke arah perut. Seiring munculnya his, ibu meneran/mengedan sekuat-kuatnya, dan dihentikan/istirahat saat his berhenti. Dengan tenaga mengejan ini, janin perlahan-lahan didorong keluar dari rahim hingga kepalanya mulai tampak di mulut jalan lahir. Kadang-kadang, agar persalinan lebih lancar, dokter perlu melakukan episiotomi (memperlebar jalan lahir dengan cara digunting). Perlahan seiring tenaga mengejan ibu, kepala janin akan dilahirkan, yang segera disusul badan dan anggota badan. Setelah lahir seluruhnya, tali pusat akan dipotong. Setelah itu, bayi segera dikeringkan dan dihangatkan, serta diperiksa (pernafasan, warna kulit, detak jantung, tangisan dan gerakannya) untuk memastikan bayi dalam keadaan sehat.
Tahap 3: Fase Pengeluaran Plasenta
5 hingga 15 menit setelah bayi lahir, rahim akan berkontraksi (terasa sakit). Rasa sakit ini biasanya menandakan lepasnya plasenta dari perlekatannya di rahim. Pelepasan ini biasanya disertai perdarahan baru. Setelah itu, plasenta akan keluar (dilahirkan) lewat jalan lahir, baik secara otomatis maupun dengna bantuan dokter/bidan. Setelah itu plasenta akan diperiksa guna memastikan sudah lahir lengkap (jika masih ada jaringan plasenta yang tertinggal dalam rahim, bisa terjadi perdarahan).
Tahap 4: Observasi Setelah Persalinan
Setelah persalinan selesai dan plasenta sudah dilahirkan, ibu biasanya masih beristirahat di ruang persalinan hingga 1 jam setelah melahirkan. Gunanya agar dokter/bidan bisa mengawasi kondisi ibu agar tidak timbul komplikasi seperti perdarahan pasca persalinan.
Sumber: Buklet Prenagen "Mengenal Seluk Beluk Persalinan"

Senin, 03 September 2012

Cara Mendapat Persalinan Tercepat



Persalinan atau proses melahirkan bayi adalah momok yang menakutkan bagi calon ibu tak terkecuali calon ayah, pasalnya dalam tahapan ini tak jarang nyawa yang menjadi taruhannya, tapi sekaligus hal ini juga adalah hal yang sangat menggembirakan bagi setiap pasangan yang telah menikah, untuk itu mau tak mau proses persalinan harus dilalui oleh setiap pasangan yang ingin punya anak, namun kini sudah ada metode persalinan melalui operasi bedah cesar, dimana melahirkan bayi melalui cara operasi, dengan kata lain si bayi keluar dari perut,  namun sayangnya hal ini tidak disukai oleh para calon ibu, karena menurut mereka melahirkan anak dengan proses situ terkesan abnormal.

Berikut ada beberapa cara yang bisa dipilih untuk mendapatkan persalinan bayi yang cepat, aman, dan alami.

Teknik suntik/tanpa rasa sakit, Persalinan dengan teknik ini menggunakan obat-obatan penghilang rasa sakit yang disuntikkan pada ibu sebelum persalinan terjadi, namanya adalah  Intrathecal Labor Analgesia (ILA) Bius ini adalah yang terbaru dan paling aman. Pemberian bius ini dilakukan dengan cara menyuntikkan obat ke urat saraf di tulang belakang bagian bawah. Kendati ibu tetap sadar, ibu tidak merasakan nyeri, selain itu dalam teknik ILA, dosis obat bius yang digunakan hanya sepersepuluh obat epidural. Jarum suntiknya pun lebih lembut dan dimasukkan langsung ke dalam selaput otak. Asal tahu saja, di dalam selaput otak tidak ada pembuluh darah sehingga obat bius tidak menyebar. ILA juga hanya memblok rasa nyeri saja tanpa memblok motorik ibu. Ini berarti obat bius tidak akan memengaruhi otot-otot tubuh ibu. Bahkan, setelah diberi ILA, ibu hamil tetap bebas berjalan-jalan.

Selain itu persalinan didalam air hangat, aneh memang tapi metode ini sangat pas dijalani bagi anda yang baru pertama kali menjalani proses persalinan, karena ibu akan diajak berrileks didalam kolam berukuran 2×4 meter, sehingga proses persalinan akan berlangsung dengan cepat dan aman, jangan takut kalau si bayi akan tenggelam, hal ini karena saat bayi lahir tali pusarnya masih tersambung, dan juga saat didalam perut ibu, bayi dalam keadaan terandam air ketuban.

Satu yang harus diketahui bahwa semua proses persalinan diatas adalah proses persalinan yang dilakukan oleh dokter bersalin dan dilakukan di rumah sakit bersalin atau dibeberapa klinik bersalin, yang pastinya sudah berpengalaman dibidang ini setelah itu anda harus belajar bagaimana merawat bayi seperti mengetahui berapa lama bayi tidur khususnya untuk bayi yang baru lahir .
(anak-anak.org)

Cegah bayi Lahir Prematur



Semakin muda usia kelahiran semakin tinggi pula risiko bayi mengalami berbagai masalah kesehatan. Hal tersebut disebabkan karena fungsi organ tubuhnya belum matang terutama fungsi paru-paru dan saluran pencernaannya.

Upayakanlah agar bayi Anda tidak lahir prematur. Caranya:
  1. Periksalah kehamilan secara berkala.
  2. Waspadalah terhadap tanda / gejala infeksi di alat kelamin atau di saluran kemih. Contohnya saja jika Anda mengalami keputihan yang disertai dengan rasa gatal, bau. Adanya gangguan buang air kecil, dan adanya infeksi yang dapat memicu diproduksinya hormon prostaglandin yang dapat menyebabkan rahim kontraksi.
  3. Rawatlah dengan baik rongga mulut dan gigi. Kontrollah secara rutin ke dokter gigi, karena gigi berlubang dapat menyebabkan diproduksinya hormon prostaglandin.
  4. Rajinlah menjaga pola makan
  5. Pola hidup sehat, seperti menghindari rokok dan alkohol, serta tidak mengkonsumsi obat yang tidak dianjurkan dokter.
  6. Jika Anda dan suami melakukan hubungan, lakukanlah dengan ejakulasi terputus, karena sperma mengandung hormon prostaglandin.
Selain itu, wapadai pula gejala yang sering sekali berkaitan dengan kelahiran secara prematur, contohnya saja:
  1. Wapadalah jika Anda mengalami lebih dari 5 konstraksi dalam waktu 1 jam.
  2. Jika Anda mengalami kram di perut, seperti ketika sedang mengalami haid.
  3. Nyeri pada punggung bagian bawah.
  4. Tekanan pada dasar panggul yang terjadi secara intensif. Umumnya menimbulkan sensasi untuk mengejan atau buang air besar.
  5. Keluar cairan vagina yang berlebihan dari bisanya.
  6. Flek darah berwarna terang.
Jika Anda mengalami gejala di atas, hubungi dokter Anda. Umumnya dokter akan meminta Anda untuk:
  1. Memperbanyak istirahat dengan posisi menyamping ke kiri. Dengan begitu, selain dapat mengurangi rasa sesak, dan aliran darah / oksigen ke janin lebih lancar.
  2. Menganjurkan agar Anda dapat mengkonsumsi cairan lebih banyak agar tubuh tidak dehidrasi. Jika tubuh kekurangan cairan, maka kadar hormon oksitosin (hormon yang merangsang terjadinya kontraksi rahim) dalam darah akaan meningkat.
  3. Mengurangi kegiatan fisik yang berat.
  4. Mengurangi atau bahkan menghentikan sama sekali kegiatan seksual.
  5. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat anti kontraksi, atau mungkin juga obat untuk mengatasi infeksi yang mungkin ada.
  6. Dirawat di rumah sakit jika obat minum tidak efektif. Dengan begitu, Anda dapat diberikan perawatan secara langsung melalui infus.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India